banner 728x250
Daerah  

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Kobar, Dandim 1014/Pbn Tegaskan Sinergi Dukung Swasembada Pangan Nasional

Kotawaringin Barat – Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dalam rangka mendukung swasembada pangan tahun 2026 digelar di kawasan Taman Kelinci, Desa Kumpai Batu Atas, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Sabtu (16/5/2026) pukul 14.00 WIB.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan nasional.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K., Dandim 1014/Pbn Letkol Inf Makin S.Sos., M.I.P., unsur Forkopimda, perwakilan pemerintah daerah, Bulog, TNI-Polri, kelompok tani, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan panen raya jagung serentak bersama para petani, dilanjutkan bakti sosial kepada masyarakat, kemudian Zoom Meeting bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam agenda nasional Panen Raya Jagung Kuartal II yang dipusatkan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Dalam sambutannya secara virtual, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada Polri dan seluruh pihak yang telah mendukung penguatan ketahanan pangan nasional. Presiden menegaskan bahwa Indonesia harus mampu berdiri di atas kekuatan pangannya sendiri serta terus mendorong swasembada pangan hingga mampu melakukan ekspor hasil pertanian.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Polri terus berkomitmen mendukung ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir melalui kerja sama lintas sektor, penguatan kelompok tani, hingga pembangunan gudang penyimpanan pangan.

Dandim 1014/Pbn Letkol Inf Makin S.Sos., M.I.P. mengatakan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan bentuk nyata sinergitas seluruh komponen bangsa dalam menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Menurutnya, keterlibatan TNI bersama Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan para petani di Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi yang terbangun antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat harus terus diperkuat demi mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Dengan adanya panen raya serentak ini, diharapkan sektor pertanian di Kotawaringin Barat semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional tahun 2026.

Jurnalis Nova Dwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *